Rabu, 27 April 2011

BUDAYA PERKEMBANGAN MESIN

Penemu mesin diesel (mesin minyak aslinya) adalah Rudolf Christian Karl Diesel, seorang insinyur berkebangsaan Jerman yg lahir di Paris 1858. Mesin ciptaannya ini sangat-sangat revolusioner, sudah menggunakan bahan bakar nabati, seperti minyak kacang dan minyak ganja, ketimbang bahan bakar fossil (bensin cs).

Padahal jaman itu (akhir abad 19 dan awal abad 20) mana ada orang mikir krisis energi minyak, apalagi global warming.

Sedemikian hebatnya itu mesin, membuat pesaing2nya di dunia otomotif gigit jari. Hingga di bulan September 1913, Diesel hilang secara misterius dari kabin kamarnya di kapal SS Dresden saat bepergian dari Jerman ke Inggris. Baru lima hari kemudian mayatnya ditemukan terapung di Sungai Scheldt (Jerman). Tak seorang pun bisa menyibak misteri di balik kematian Diesel tersebut.

Beberapa tahun kemudian, tepatnya tahun 1937 di Jepang, berdirilah sebuah pabrik mesin bernama Tokyo Jidosha Kogyo Company yg belakangan berganti nama jadi Isuzu, yg line product-nya adalah Mesin Diesel! Konon salah seorang murid/asisten Diesel berhasil mengcopy seluruh desain rancang bangun mesin tersebut dan mengembangkannya di Jepang atas perintah Kaisar Tenno Haika Hirohito u/ menjalankan mesin perangnya di Asia Pasifik.

Selama Perang Dunia II, Jepang membumi hanguskan semua sumur minyak milik kolonial Belanda, Inggris dan Perancis di Asia Tenggara. Namun, di sisi lain, Jepang juga memerintahkan anak jajahannya u/ menanam jarak pagar, yg bijinya diperas u/ dijadikan biodiesel yg menggerakkan tank dan kapal perang mereka.

Balatentara Jepang dgn mesin perang bermesin dieselnya nyaris tak terkalahkan oleh Amerika Serikat. Hanya 4 buah bom atom di Hiroshima dan Nagasaki lah yg mampu menghentikan laju gerak pasukan bersepatu karet tersebut melibas Asia-Pasifik. Sementara Jendral Douglas MacArthur tergopoh-gopoh balik menyerang dengan risiko kekurangan suplai minya bensin di sepanjang jalur penyerangannya di Pasifik Selatan, yg boleh dibilang mendahulukan merebut sumur-sumur minyak di Papua, Sulawesi dan Kalimantan!

Makanya jangan heran kenapa mesin diesel masih berbahan bakar solar (temannya bensin khan), bukan minyak jarak atau minyak kelapa sawit. Semua lantaran pelaku industri minyak tidak mau rugi dan digulung oleh petani kacang, kelap asawit dan jarak pagar!

Pada saat menerima hak paten atas mesin ciptaannya di Pekan Raya Paris 1912, Rudolf Diesel menyampaikan pidato yg sangat-sangat berarti di era Global Warming saat ini:

“Der Gebrauch von Pflanzenöl als Krafstoff mag heute unbedeuntend sein. Aber derartige Produkte können im Laufe der Zeit obenso wichtig werden wie Petroleum und diese Kohle-Teer-Produkte von heute.” (Pemakaian minyak nabati sebagai bahan bakar untuk saat ini sepertinya tidak berarti, tetapi pada saatnya nanti akan menjadi penting, sebagaimana minyak bumi dan produk tir-batubara saat sekarang).

Senin, 17 Januari 2011

ISD

1. Dalam masyarakat dapat kita lihat beberapa tingkah laku kelompok organisasi masyarakat. Coba anda buat berbagai tingkah laku sosial yang dikalukan baik yang positif maupun negatif.!
jawab :
tingkah laku social adalah tingkah laku manusia dan instusi social
Tingkah laku social positif adalah suka tolong-menolong, mau membantu orang lain dan mau berbaur dengan sesama
Dapat menyelesaikan masalah dengan musyawarah serta bersikap dewasa dalam menangani suatu masalah
Tingkah laku social negative adalah orang yang tidak perduli dengan sesama dan acuh tak acuh,suka membuat keributan


Tugas social
2. Kepekaan social adalah usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan pengertian tentang konsep gejala-gejala sosial agar daya tanggap, persepsi, dan penalaran dalam menghadapi lingkungan sosial dapat ditingkatkan akan kepekaan pada lingkugnan sosialnya dapaat menjadi lebih besar.
Deskripsi Tugas:
Buatlah deskripsi mengengai pengalaman atau apa yang anda lakukan bila anda menghadapi masalah sosial, misalkan
1) Perkelahian antar kampung/ perkelahian antar pelajar!
Jawab : membantu melerai permasalahan antara dua kelompok tersebut dan mencari pokok permasalahannya, dan kemudian masalah tersebut dapat diselelsaikan sehingga dapat berdamai kembali .
2) Sikap anda bila ada teman anda yang tidak disukai dalam lingkungan kelas anda? jelaskan dan beri contoh sikap kepakaan sosial tersebut!
Jawab : mencoba mendekatinnya dan meminta penjelasan dari teman teman mengapa mereka tidak menyukai teman saya tersebut dan setelah itu saya coba menyelasaikan permasalahan itu dengan kepala dingin, agar teman teman saya mau berdamai kembali.
Sikap kepekaan tesebut adalah ingin mempersatukan satu dengan yang lainnya.

Minggu, 05 Desember 2010

lingkungan : banjir

Banjir merupakan fenomena alam yang biasa terjadi di suatu kawasan yang banyak dialiri oleh aliran sungai. Secara sederhana banjir dapat didefinisikan sebagainya hadirnya air di suatu kawasan luas sehingga menutupi permukaan bumi kawasan tersebut dalam jumlah yang begitu besar. Sedangkan banjir bandang adalah banjir yang datang secara tiba-tiba yang disebabkan oleh karena tersumbatnya sungai maupun karena pengundulan hutan disepanjang sungai sehingga merusak rumah-rumah penduduk maupun menimbulkan korban jiwa.

Kejadian bencana banjir tersebut sangat dipengaruhi oleh faktor alam berupa curah hujan yang diatas normal dan adanya pasang naik air laut serta air laut, sungai, atau danau yang meluap dan menggenangi daratan. Disamping itu faktor ulah manusia juga berperan penting seperti penggunaan lahan yang tidak tepat (pemukiman di daerah bantaran sungai, di daerah resapan, penggundulan hutan), pembuangan sampah ke dalam sungai, pembangunan pemukiman di daerah dataran banjir, pembuatan tanggul yang kurang baik, pembuatan saluran air yang tidak memenuhi syarat, dan sebagainya.

Dampak dari banjir itu sendiri adalah rusak nya areal pemukiman penduduk, sulitnya mendapatkan air bersih, rusaknya areal pertanian, menghambat transportasi darat, rusaknya srana dan prasarana penduduk dan timbulnya penyakit (khususnya bagi anak-anak)

Untuk mengurangi dampak banjir tersebut maka tindakan yang harus dilakukan adalah penataan daerah aliran sungai secara terpadu dan sesuai fungsi lahan, pemasangan pompa untuk daerah yang lebih rendah dari permukaan laut, tidak membuang sampah ke dalam sungai, mengadakan program pengerukan sungai, pembangunan sistem pemantauan dan peringatan dini pada bagian sungai yang sering menimbulkan banjir, tidak membangun rumah dan pemukiman di bantaran sungai serta daerah banjir, program penghijauan daerah hulu sungai harus selalu dilaksanakan serta mengurangi aktifitas di bagian sungai rawan banjir.

Untuk daerah-daerah yang berisiko banjir sebaiknya:
Mengerti akan ancaman banjir
Termasuk banjir yang pernah terjadi dan mengetahui letak daerah apakah cukup tinggi untuk terhindar dari banjir.
Melakukan persiapan untuk mengungsi dan melakukan latihan pengungsian.
Mengetahui jalur evakuasi, jalan yang tergenang air dan yang masih bisa dilewati. Setiap orang harus mengetahui tempat evakuasi, kemana harus pergi apabila terjadi banjir.
Mengembangkan program penyuluhan
Untuk meningkatkan kesadaran akan ancaman banjir dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memperhitungkan ancaman banjir dalam perkembangan masa depan
Memasang tanda ketinggian air
Pada saluran air, kanal, kali atau sungai yang dapat dijadikan petunjuk pada ketinggian berapa akan
terjadi banjir atau petunjuk kedalaman genangan air.